Bali Web Design Service

Jasa Website Design Murah di Bali - Indonesia

Bali Website Design Service

DStudio is a professional Bali Web Design firm and web development based in Bali - Indonesia. We offers wide range services related to Search Engine Optimization [ SEO ], web maintenance, web hosting and domain registration, as well as website design and web development.

Our Bali web design companies focus in building and developing high-end website design. Most of our design use CSS rather than HTML Tables for layout. And we focus in the basic aspects of design (content, usability, appereance, and visibility).

Bali SEO Service

SEO is a must for your website. SEO is one of marketing strategy for increasing a site's relevance.

SEO considers how search algorithms work and what people search for. SEO efforts may involve a site's coding, presentation, and structure, as well as fixing problems that could prevent search engine indexing programs from fully spidering a site.

Our SEO Services process included Keyword Phrase Research, friendly HTML coding, Examination of internal linking structure including the selection of link names and titles, Proper site navigation including linking strategies such as addition or modification of a site map, and more.

Bali Web Hosting

DStudio Bali is now part of IM Freakz (Internet Marketing Freakz). Try our Bali Web Hosting services. To find more about our Hosting spec go to http://www.techraya.com

Web Services
SEO Service
Web Hosting
Current Position > Homepage / celoteh / Bangun Benteng Diri Melalui Pagerwesi

Bangun Benteng Diri Melalui Pagerwesi

Pada hari Buda Kliwon Sinta (Rabu/14 November) umat Hindu di Bali merayakan hari Pagerwesi. Hari ini adalah hari terakhir dari rangkaian 10 hari perayaan Saraswati yang dimulai pada Senin, Umanis Watugunung yang juga disebut hari candung Watang. Setelah melalui babakan perayaan tertentu untuk masing-masing hari, akhirnya tibalah pada perayaan Pagerwesi, setelah sebelumnya pada wuku Sinta ini berlangsung perayaan Banyu Pinaruh pada Minggu, Paing, Sinta, kemudian perayaan Soma Ribek pada Senin, Pon Sinta, dan Sabuh Mas pada Selasa, Wage, Sinta.

Jika ditelaah dengan seksama, maka 10 hari ini yang berakhir pada Pagerwesi merupakan rangkaian sadhana spiritual khas Bali. Masing-masing hari dari 10 hari tersebut memuat aturan-aturan tertentu yang mesti dilakukan oleh setiap umat supaya kemudian mencapai apa yang disebut dengan Pageh-teguh-kokoh-yakin- Pagerwesi. Dan sikap pageh ini pasti bisa dicapai bila telah mencapai pencerahan (Saraswati).

Dalam naskah Sundarigama disebutkan sebagai berikut: Pada hari Buda Kliwon Sinta disebut Pagerwesi, saat mana Sang Hyang Pramesti Guru (Siwa) yang diikuti oleh Dewata Nawa Sanga yang bertujuan menyelamatkan jiwa segala mahluk hidup yang ditakdirkannya di alam ini. Karena itu patutlah para sulinggih memuja ciptaan Bhatara Parameswara.

Dalam Vana Parva dinyatakan ada lima macam Guru yang patut disembah. Misalnya, Atman (guru pengajar), Mata Pita (ibu dan ayah). Agni sebagai Guru adalah Tuhan itu sendiri seperti Sang Hyang Pramesti Guru yang dipuja saat hari Pagerwesi. Guru inilah yang mengajarkan ilmu pengetahuan duniawi dan rohani. Kepada mereka juga wajib umat berbakti.

Dalam tradisi Hindu di Bali, Atman sebagai Guru di stanakan di Palinggih Bhatara Hyang Guru di Kamulan. Di palinggih ini distanakan Sang Hyang Atma yang telah mencapai Dewa Pitara sebagai Bhatara Hyang Guru. Dalam lontar Gong Wesi dan sumber-sumber lainnya palinggih Kamulan sebagai linggih Sang Hyang Atma dalam fungsinya sebagai Batara Hyang Guru. Atman ini juga Brahman yang menjadi sumber dan saksi kehidupan di bhuwana alit.

Dalam kutipan Sloka Manawa Dharmasastra ada dijelaskan bahwa dalam kehidupan kita di dunia ini, disamping memuja Tuhan hendaknya jangan pernah lupa berbakti kepada ayah dan ibu sampai pada leluhur sebagai Batara Hyang Guru. Kitab suci telah menjanjikan bahwa berbakti kepada ibu dan ayah akan berpahala kebahagiaan di Bhur dan Bhuwah Loka.

Apalagi berbakti pada guru spiritual, kita akan dapat mencapai Swah Loka atau alam keTuhanan. Berbakti kepada Guru, bisa dilakukan saat hari raya Pagerwesi bagi umat Hindu di Bali, dan “Guru Purnima” bagi umat Hindu yang ada di India. Hari raya itu hanya sebagai peringatan saja. Maksudnya adalah agar umat selalu mengamalkan setiap saat apa yang diajarkan oleh lima Guru tersebut. Barang siapa yang mampu dan selalu hidup dengan berpegang pada apa yang digariskan oleh lima Guru tersebut ia pun hidupnya seperti berpagar besi. Ini artinya ia akan terlindung dari perbuatan yang “Asubha Karma”.

Berbakti kepada Guru itu tidak semata-mata dalam arti ritual dan menampilkan sikap etika semata kepada Guru. Lebih dari itu dalam hidup kita ini selalu dijalani dengan berpegang pada apa yang diajarkan Guru. Dengan ilmu yang diajarkan guru kita memagari diri dari pengaruh buruk.
Ilmu yang didapatkan dari lima Guru tersebut hendaknya diserap untuk didayagunakan dan meningkatkan kualitas hidup lahir batin.

Pagerwesi nyatanya merupakan perayaan pada wuku Sinta, wuku pertama dari 30 wuku yang ada. Dari sini timbul pertanyaan, mengapa Pagerwesi dirayakan di awal sistem pawukon? Pertanyaan ini kembali akan mengingatkan kita akan maksud disusunnya Pawukon tersebut. Sistem babakan waktu ini disusun demikian rupa oleh leluhur kita sebagai upaya melatih diri secara tertib untuk mencapai kesempurnaan budi, kemerlangan spiritual, fajar bathin, terang rohani. Dan perjalanan rohani adalah perjalanan melintasi kehidupan ini, melakoni kehidupan dunia yang tiada lain adalah maya. Sehingga dunia ini disebut mayapada, alam ilusi. Setiap sisya haruslah menyadari, bahwa di alam seperti itulah ia berada dan ia harus melewati (hidup) di alam seperti itu untuk kemudian melewatinya dan mencapai moksa. Moksa artinya terbebas dari maya, sifat ilusif.
Maya identik dengan sifat semu, menipu, fatamorgana. Dan Panca Indra sangat gampah tertangkap oleh fenomena semu seperti itu, sementara untuk bebas dari pengaruh maya, orang harus mampu mengatasi maya itu. Artinya seorang sisya harus mampu mengatasi maya itu, dan inilah membutuhkan sikap yang pageh, teguh tak tergoyahkan. Nah, Pagerwesi itu disini fungsinya dalam menguatkan kepagehan, membentengi diri dari maya. Dengan apa benteng itu dibangun? Ya, menegakkan prinsip dharma, salah satunya Tri Kaya Parisudha, tattwam asi, dan sebagainya.
Bila di awal babakan waktu, di awal proses (wuku Sinta) kita sudah pageh, maka niscaya kehidupan maya ini akan bisa kita lewati dengan selamat. Inilah makna esoteris, jnana yoga, perang melawan maya (Maya Danawa) dengan persiapan matang melalui perayaan Pagerwesi.

Bangun Benteng Diri Melalui Pagerwesi categories as |

5 Responses to Bangun Benteng Diri Melalui Pagerwesi

  1. baru mau nakal…
    udah disuruh tobat

    [ketut @ [website murah] on November 13th, 2007 at 7:32 am
  2. wah ternyata besok ya pagerwesinya ckckckck

    Web Gratis on November 13th, 2007 at 10:22 am
  3. […] inti mambo (CMS) pun juga kumpul disana. Tapi sayang pakar SEO Expert seperti brokencode, dexno, dewaji dan baladika urung hadir karena kesibukan mereka masing-masing dalam mempersiapkan project yang […]

    Kumpul-kumpul dengan Bali Blogger on November 14th, 2007 at 1:30 am
  4. tolong informasi harga webnya dunk? ato proposal pembuatan web biar gue bisa mengajukannya ke perusahaan gue. Kirim ke e mailku ya.Thanks

    gaga on December 2nd, 2007 at 9:58 am
  5. […] Setidaknya itu yang pernah saya tulis di artikel Bangun Benteng Diri Melalui Pagerwesi. […]

    Makna Pagerwesi | Bali Web Design Service on June 11th, 2008 at 3:51 am

Leave a Reply

Search Term

  • bcl bugil (19)
  • free template blogger (11)
  • bunga citra lestari (10)
  • free blogger template (10)
  • busby seo challenge (9)
  • www.kapan lagi.com (9)
  • bunga citra lestari.com (8)
  • free blogger templates (8)
  • web design (8)
  • www.bunga citra lestari.com (8)
  • domain gratis (7)
  • templete blog (6)
  • blogger templates (5)
  • blogspot template (5)
  • free templete +div (5)
  • template blog gratis (5)
  • www.bunga citra lestari (5)
  • "blogger template" (4)
  • artis bunga citra lestari (4)
  • bali (4)
  • blog template (4)
  • free blog template (4)
  • free blogspot template (4)
  • free template blog (4)
  • gambar bunga citra lestari (4)
  • pro xl (4)
  • templete blogger (4)
  • web designer (4)
  • www.dstudiobali.com (4)
  • bali web design (3)
IMFreakz
eXTReMe Tracker