Filed Under Tips and Tutorial, celoteh, blog | Jumlah Pembaca :3660
Sebelum terjerumus, dan web Anda tak ada yang mengingat sama sekali, perlu kiranya benar-benar memperhitungkan pemilihan nama domain. Selain agar mudah diingat, nama domain juga seharusnya menggambarkan usaha Anda. Tak hanya itu, masih banyak yang perlu dipertimbangkan. Apa lagi?
Seorang webmaster atau orang yang memberi layanan jasa pembuatan website, baik itu di Bali atau dimanapun ia berada, sekiranya akan menyarankan soal pemilihan nama domain. Namun, apa yang mesti Anda lakukan jika ia (sang webmaster) sama sekali tak peduli akan hal ini? Tak perlu kecewa, sedih atau malah batal menggunakan jasanya. Mungkin si webmaster nantinya tak mau disalahkan jika nama domain itu kurang popular. Mungkin saja, ia lebih memilih hati-hati.
Bagi Anda yang tak punya cukup waktu untuk membaca tulisan ini, sebagai gambaran umum Anda sebaiknya memilih nama domain yang mudah diucapkan, dimengerti, dan diingat. Patut diingat adakalanya Anda akan menyebutkan atau ‘mempromosikan’ nama domain Anda pada seseorang dengan cara verbal, baik itu lewat percakapan langsung, telpon ataupun lewat iklan di radio. Bagaimana jadinya jika nama domain Anda susah diingat. Dan selalu diingat, nama domain jangan terlalu panjang atau terlalu pendek. Dan hindari menggunakan singkatan.
Bagi yang ingin lebih lama membaca artikel ini, berikut cara memilih nama domain secara lebih mendetail.
Ada beberapa hal yang bisa Anda jadikan pertimbangan jika ingin memilih nama domain sendiri. Setidaknya, ini yang saya selalu sarankan pada klien-klien saya. Namun, bukan berarti saya tergolong jasa pembuatan website atau web design di Bali yang baik (itu semua Anda yang memutuskan dan memberi nilai).
Yang perlu Anda perhatikan untuk memilih nama domain yang bagus :
1. Langkah pertama ;
a. Anda harus bisa memastikan untuk apa kiranya web yang akan Anda buat.
Dalam langkah paling pertama ini Anda harus bisa memastikan apa tujuan Anda membuat website. Apakah untuk promosi usaha, atau imaging perusahaan.
Jika jawabnya, web itu untuk tujuan promosi jasa yang Anda tawarkan, maka sebaiknya memilih nama domain yang berhubungan dengan jasa yang ditawarkan. Sebisanya masukkan juga nama atau brand usaha Anda.
Misalnya; dhspabali.com – domain ini ini setidaknya telah memasukkan tiga unsur pemilihan kedalamnya. Yakni, brand (dh), spa (jasa yang ditawarkan), bali (karena usahanya berada di Bali). Kenapa harus berisi Bali sebenarnya jawabnya mudah (dibahas pada poin 2). Jadi ketika orang menyebut dhspabali.com, yang mendengar sudah terbayang, kalau usaha itu adalah spa, dengan brand dh dan berada di Bali.
Dan kalau web itu dibuat untuk branding atau imaging perusahaan maka sebaiknya memakai nama usaha Anda.
b. Tentukan, darimana Anda menginginkan trafik atau visitor ke situs Anda. Apakah dari hasil pertukaran link atau memanfaatkan jaringan Anda di internet, apakah dari search engine, ataukah dari pembaca setia.
Kalau jawabnya dari hasil pertukaran link atau memanfaatkan jaringan Anda di internet, Anda bisa melupakan poin 1a (tapi pertanyaannya kemudian, siapa yang melakukan pertukaran link itu. Apakah Anda menyewa seseorang atau menyewa si webmaster untuk melakukan itu?).
Kalau jawabannya, dari search engine, sebaiknya perhatikan poin 1a. Sebab tiga sumber utama datangnya pengunjung ke situs Anda adalah search engine, recent visitor (pembaca setia), dan hasil tukar link.
Kenapa search engine saya tempatkan paling pertama, karena saya mengasumsikan yang membaca tulisan ini adalah seorang pengusaha yang ingin memiliki website untuk usahanya. Asumsinya begini, kebanyakan perusahaan sekarang ini membuat website hanya untuk branding atau parahnya lagi hanya sekedar punya, dan hampir tidak memperdulikan soal keberlangsungan situsnya. Misalnya, diupdate setiap saat, tukar link, dsbnya. Jadi dua sumber utama lainnya sangat tidak mungkin diharapkan. Hanya search engine yang akan menjadi sumber visitor.
c. Anda harus membayangkan diri Anda sebagai orang yang akan mencari informasi di internet. Bukan sebagai pemilik jasa atau web. Karena dengan demikian Anda bisa membayangkan apa yang akan diketik oleh si pencari informasi di web browsernya. Dengan begitu, Anda bisa menentukan salah satu unsur kata tersebut untuk menjadi salah satu kata dalam nama domain Anda.
Jadi untuk langkah pertama dapat disimpulkan soal pemilihan nama domain berdasarkan keyword dan berdasarkan branding perusahaan.
2. Langkah kedua
Jika Anda sudah bisa mengira-ngira pilihan nama domain itu, Anda akan masuk pada langkah pemilihan Top Level Domain (TLD). Gampangnya, dot apa yang Anda inginkan dibelakang nama domain Anda. TLD dibagi lagi menjadi dua, yakni berdasar kode Negara, misal .co.id, .co.jp, yang disebut country code top-level domains (ccTLD). Dan tipe TLD yang kedua adalah generic top level domain (gTLD), contoh; .com, gov, dll.
Namun dapat saya sarankan untuk memilih nama .com terlebih dahulu. Karena yang paling populer dan mudah diingat sekarang ini adalah .com. Namun jika sudah diambil orang barulah Anda beralih pada penggunaan .net, .biz, dll.
3. Usahakan nama domain tersebut jangan terlalu panjang, atau terlalu pendek
4. Nama domain harus mudah diingat,
5. Jangan pernah menggunakan tanda penghubung pada nama domain Anda. Ini berhubungan dengan poin ke 4. Meski, konon penggunaan tanda penghubung ini akan lebih bagus dalam hal SEO. Search Engine akan lebih menghargai nama domain jenis ini daripada dua kata yang disambung menjadi satu. Tentu, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.
Sebut saja misalnya, jika nama domain Anda memakai tanda penghubung. Patut diingat adakalanya orang lain atau setidaknya Anda sendiri dalam menyebutkan atau ‘mempromosikan’ nama domain pada seseorang dengan cara verbal. Baik itu lewat percakapan langsung , telpon ataupun lewat iklan di radio. Bukankah lebih mudah menyebut dhspabali.com, tinimbang dhspa-bali.com.
Tanda penghubung pada nama domain selain sulit diingat, juga meningkatkan kemungkinan error saat pengetikan nama di browser.
6. Hindari atau jangan pernah memakai singkatan atau angka dalam nama domain. Misalnya 2 untuk mewakili two / to. 4 untuk mewakili four / for, dsbnya. Ini berhubungan dengan poin 4 dan 5. Meski mudah diingat, namun akan meningkatkan kemuningkan error atau salah mengetik di browser.
7. Sediakan budget lebih untuk membeli nama domain yang mirip, atau setidaknya dengan nama sama namun TLD berbeda. Contoh; websiteku.com, belilah juga websiteku.net. Tujuannya untuk menjaga kredibilatas usaha Anda. Untuk menjaga-jaga pihak lain melakukan upaya kejahatan atau berusaha menjatuhkan usaha Anda dengan nama domain mirip.
Comments
13 Komentar di “Bagaimana Memilih Nama Domain ?”
Ayo Berkomentar disini

[…] nama domain pun disesuaikan. Saya sih sebenarnya sudah berusaha untuk merujuk teori tentang memilih nama domain yang cocok. Namun “Yang Berkuasa” berkeinginan lain. Dan memang pertimbangannya masuk […]
[…] Pilih nama domain yang sesuai dengan kata kunci target, panduannya disini […]
[…] baju (design web), situs ini juga berganti nama. Pemilihan namanya pun diusahakan mengikuti cara pilih domain, seperti yang pernah ditulis pada artikel […]
bacaan yang menarik patut di baca untuk para pemula…..berdasarkan riset sampai sejauh ini untuk penggunaan nama domain di indonesia lebih banyak pengunjung yang akan tertarik ke arah nama yang agak nyeleneh(sedikit porno):” 60% web surfer di indonesia pada saat browsing menyempatkan untuk membuka satu situs porno”..kecuali untuk pencarian secara spesifik pencarian melalui search engine.
nuhun pisan.
Riset siapa mas?

Tapi emang bener, kayaknya keyword cewek masih cukup hebat untuk narik visitor.
gmn bikinnya dan lewat media apa sir
bikin apa mas?
kalo domain saya…
bagus ngak ya ;))
mo di listing no 2 ngak di listnya…
alnya yang no 1 dah ada yang pesen.. heheheh
Boleh jg bacaan yg menarik pa lg buat yg pengen punya web tp bingung menentukan domain nya..Tp ada gak contoh plg nyata buat contoh yg ok?
Sepertinya diatas sudah saya kasi contoh soal pemilihan domain untuk spa di bali.
Okelah, salah satu contoh misalnya, karena mengejar keyword bali villas, saya memilih domain www.balivillasagent.com. Tapi ini bukan mutlak untuk memenangkan persaingan di GSERP, namun bisa menjadi salah satu faktor penunjang yang cukup penting.
[…] pemilihan nama domain, memang tak sesuai dengan title. Tidak seperti yang saya jelaskan pada artikel ini terutama pada […]
makasih mas.. habis baca artikel ni ada pencerahan bagi saya..
makasih
subhan
[…] Sebelum melanjutkan membaca artikel ini mungkin ada baiknya rekan2 membaca artikel belajar seo bagian pertama dulu. Di artikel pertama tersebut dibahas mengenai bagaimana memilih domain. […]