Antara Kartu Kredit dan Beasiswa Untuk Mahasiswa
Membaca postingan soal Kartu Kredit di personal blog-nya Dexno membuat saya teringat masalah beasiswa untuk mahasiswa. Apa hubungannya ?
Tulisan dexno sebenarnya otokritik yang sekiranya cukup membangun dan menguntungkan mahasiswa. Kata kunci kenapa tulisan itu membuat saya teringat akan beasiswa untuk mahasiswa ya di kata menguntungkan itu.
Beasiswa dibagikan untuk mahasiswa berprestasi yang kurang mampu dalam hal financial agar bisa melanjutkan kuliah. Untuk mendapatkan beasiswa ini, di kampus saya mengharuskan setiap pemohon beasiswa melampirkan Surat Keterangan Miskin. Disinilah letak keanehannya. Kok bisa anak seorang “saudagar minyak” mendapatkan beasiswa. Sehari-hari kuliah bawa Great Corolla, rumahnya pun di kawasan elit.
Darimana mahasiswi ini mendapat Surat Keterangan Miskin ? Lalu, apa pegawai kampus gak ngeliat penampilan si pencari beasiswa , yang sangat modis dan terkesan borjuis. uhmmm …
Sementara yang susah terus hidup susah, cari beasiswa kesana-sini. Yang kaya tambah kaya.

Itulah gambaran orang Indonesia yang bangga menjadi orang miskin guna makan uang rakyat.
@ imcw (pak dokter) : no comment deh buat komentar bapak. *asli ngakak*
Betul pak, udah dikasi kaya, kok malah ngaku2 miskin